Gubernur Jabar , Bapak Ridwan Kamil Dukung Digitalisasi Aksara Sunda

Gubernur Jabar , Bapak Ridwan Kamil Dukung Digitalisasi Aksara Sunda

uchitenglish- Masyarakat menulis aksara Sunda di atas kain saat pemecahan Original Rekor Indonesia( ORI) di Batujaya, Karawang, Jawa Barat, Jumat( 21/9/2018). Penyusunan aksara Sunda sejauh 385 m sukses memecah rekor ORI yang bermaksud buat melestarikan aksara Sunda di Indonesia.( ANTARA foto/M Ibnu Chazar)

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkata bila pada dasarnya usaha melestarikan adat ialah peranan serta keharusan, terbebas ada ataupun tidaknya pengakuan internasional. untuk itu, Pemprov Jabar pula mensupport usaha digitalisasi aksara Sunda, yang dicoba oleh Pengelola Nama Domain Internet Indonesia, komunitas aktivis aksara Sunda dan stakeholder yang lain. Perihal ini di informasikan Ridwan Kamil dikala audiensi daring yang juga diiringi oleh Kepala Biro Pariwisata serta Kultur dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprov Jabar, beberapa waktu lalu.” Dalam hal ini( digitalisasi) dalam perkembangan adat Sunda dari kondisi Bahasa serta aksara, tentu saya sangat menyambut baik,”katanya melalui rilis ke Kompas.com.

Bagi Emil, Pemprov Jabar selaku perumus serta pemilik ketetapan amat terbuka kepada masukan, ajakan serta gagasan inovatif dalam memajukan adat, bahasa serta aksara Sunda. Di tahun 2021, Emil mengajak seluruh stakeholder buatsaling bertukar pikiran, berikan masukan serta inovasi terbaru supaya ke depannya dapat bersama melestarikan adat, bahasa serta aksara Sunda.“ Ayo di 2021 ini kita peneguhan,saling memberi masukan, mengkritisi betul, jika dasar peraturan wilayah telah ada. Bila aplikasi masih kurang, kita harap dinasehati seperti apa,” tuturnya.” Ada atau tidak ada pengakuan internasional, antusias pelestarian adat ini merupakan peranan. Kita direkognisi oleh badan internasional, itu merupakan suatu kebanggaan. Tetapi tidak membatasi antusias kita, katakanlah masih belum berhasil, antusias melestarikan dimensi- dimensi kultur merupakan suatu keharusan,” pungkasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*