Hadiah Gigi Paus hingga Bikin Ketan, Ini 5 Tradisi Unik Mencari Pasangan

Hadiah Gigi Paus hingga Bikin Ketan, Ini 5 Tradisi Unik Mencari Pasangan

Hadiah Gigi Paus hingga Bikin Ketan, Ini 5 Tradisi Unik Mencari Pasangan

Setiap negara atau suku di dunia tentu punya kebiasaan, tradisi, atau budaya yang beragam. Biasanya normalitas tersebut tetap dikerjakan hingga sekarang. Salah satu normalitas yang menarik diperhatikan adalah soal kencan atau melacak pasangan.
Tak hanya punya langkah yang berbeda, langkah orang mengutarakan cinta, melamar, dan menikahi seseorang di tiap-tiap terhitung menarik untuk diketahui karena terbilang unik. Lalu layaknya apa saja normalitas kencan yang menarik untuk disimak?
Dikutip berasal dari bermacam sumber, tersebut kumparanWOMAN telah merangkumnya untuk Anda.
1. Suku Zulu – Afrika Selatan
Ladies tentu telah akrab bersama kondisi di mana bapak melarang anak perempuannya untuk berpacaran atau anak laki-laki tidak berani main ke tempat tinggal sang kekasih karena kuatir tidak diizinkan oleh orang tua. Ternyata hal ini terhitung berlangsung terhadap perempuan di Suku Zulu, Afrika Selatan.
Menurut buku bertajuk Human Relationships yang ditulis oleh David Moxon, Suku Zulu punya langkah tersendiri untuk kencan. Para perempuan di sana punya courting hut atau pondok khusus untuk berpacaran.
Hal ini berlangsung karena laki-laki tidak diizinkan untuk mendatangi tempat tinggal anak perempuan. Ayah si perempuan dapat melarang keras. Untuk itu, mereka punya pondok tersendiri sebagai tempat untuk berkencan agar bagian keluarga tidak kudu menyaksikan aktivitas para perempuan Zulu sepanjang menghibur tamu mereka.
Kabarnya normalitas ini telah berlangsung sejak lama dan kebanyakan pasangan dapat menikah kecuali telah sukses melewati tahapan pondok pacaran ini.
2. Welsh/ Wales – Inggris
Di Welsh atau Wales di Inggris, tersedia sebuah normalitas kencan atau berpacaran unik yang telah berlangsung sejak abad ke-17. Saat seorang laki-laki tertarik bersama perempuan, mereka dapat menggunakan saat berjam-jam untuk membuat ukiran berwujud harapan dan permohonan mereka di sebuah sendok. Kegiatan ini disebut bersama makna lovespoon atau sendok cinta.

Jika sendok ukiran tersebut diterima oleh perempuan yang diidamkan, artinya mereka sanggup menjalin hubungan. Namun sayangnya, normalitas ini telah tidak lagi dikerjakan di era moderen sekarang ini. Meski begitu, lovespoon saat ini telah berubah manfaat jadi souvenir atau hadiah untuk acara pernikahan, pertunangan atau Hari Valentine di Wales.
3. Fiji – Oceania
Pulau yang satu ini punya normalitas unik yang dikerjakan oleh calon pengantin laki-laki dan keluarganya. Untuk mengambil hati calon bapak mertua mereka, para laki-laki dapat beri tambahan tabua atau gigi ikan paus sperma (paus kepala kotak) kepada calon bapak mertua. Dulu, untuk mendapatkan itu laki-laki Fiji kudu menyelam dan melacak ikan paus sperma untuk diambil alih giginya. Tetapi saat ini tabua sanggup dibeli bersama harga yang benar-benar fantastis.

Namun pemberian tabua ini tidak menanggung laki-laki dapat diterima lamarannya, karena si gigi ikan paus ini selalu kudu diberikan meskipun mereka belum tentu mendapat restu untuk menikahi pasangannya.
Menurut sebuah artikel di New York Times, tabua sendiri punya makna sakral didalam Bahasa Fiji. Tabua terhitung merupakan sebuah simbol berasal dari pernyataan I love you atau aku mencintaimu. Menjadi barang peninggalan berharga, tabua kerap dikaitkan bersama keberuntungan dan kabarnya punya kapabilitas supernatural yang secara normalitas diakui sanggup terhubung jalur pernikahan bagi penduduk Fiji.
Meski saat ini jumlah paus sperma telah makin sedikit dan terkandung larangan untuk menangkap mamalia tersebut, tapi pemberian tabua ini jadi normalitas yang selalu dikerjakan hingga sekarang.
4. Italia
Italia sebetulnya kondang sebagai keliru satu negara romantis. Para pria berasal dari Italia dikenal pintar memikat hati perempuan bersama langkah yang mengesankan. Tak hanya itu, Italia terhitung jadi negara pertama yang mempopulerkan gembok cinta, sebuah langkah untuk melukiskan interaksi romantis tiap-tiap pasangan.

Terinspirasi berasal dari buku dan film ‘I Want You’ karya Federico Moccia, pasangan Italia dapat mengaitkan gembok cinta di Ponte Milvio atau Jembatan Milvio di Roma. Sebelum dikaitkan, mereka dapat menulis nama atau inisial pasangan dan melenyapkan gemboknya ke sungai sebagai simbol bahwa cinta mereka tak terpisahkan.
5. China Barat Daya
Di China Barat Daya terkandung sebuah festival bernama Sister’s Meal Festival. Acara ini diadakan untuk para pria yang mendambakan melacak pasangan. Cara melakukannya pun memadai unik dan benar-benar berlainan berasal dari pencarian jodoh di era moderen sekarang ini.
Dikutip berasal dari Global Citizen, para perempuan dapat memilih pasangan lewat surat cinta unik. Tetapi mereka tidak membuatnya bersama langkah ditulis. Para perempuan dapat memasak ketan (Sticky rice) yang diberi warna cocok bersama empat musim di China. Ketan tersebut lantas dapat diisi bersama bermacam macam barang yang menunjukkan jawaban.
Jika gulungan ketan memuat dua sumpit merah, artinya si perempuan menerima pria yang diberikan ‘surat cinta’ tersebut. Kalau memuat satu sumpit, maka si perempuan menolak bersama halus calonnya. Kemudian kecuali ketan memuat jarum pinus, artinya si perempuan tetap bimbang atau belum mengambil ketentuan agar pria sanggup diizinkan berkunjung lagi nanti. Terakhir, kecuali ketannya memuat bawang, artinya si perempuan menolak mentah-mentah calon pasangannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*